Bacaan Alkitab
1 Tesalonika 5:16-18

16 Bersukacitalah senantiasa.
17 Tetaplah berdoa.
18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Nehemia 1

1 Riwayat Nehemia bin Hakhalya. Pada bulan Kislew tahun kedua puluh, ketika aku ada di puri Susan,
2 datanglah Hanani, salah seorang dari saudara-saudaraku dengan beberapa orang dari Yehuda. Aku menanyakan mereka tentang orang-orang Yahudi yang terluput, yang terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem.
3 Kata mereka kepadaku: “Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar.”
4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,
5 kataku: “Ya, TUHAN, Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan tetap mengikuti perintah-perintah-Nya,
6 berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa.
7 Kami telah sangat bersalah terhadap-Mu dan tidak mengikuti perintah-perintah, ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba-Mu itu.
8 Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa.
9 Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana.
10 Bukankah mereka ini hamba-hamba-Mu dan umat-Mu yang telah Kaubebaskan dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan tangan-Mu yang kuat?
11 Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini.” Ketika itu aku ini juru minuman raja.


Renungan GEMA
Berdoa Tanpa Henti

Bila doa mengungkapkan ketergantungan kita kepada Allah, berapa lama kita harus berdoa dalam sehari? Apakah kita harus berdoa 10 menit, 1/2 jam, 1 jam, 2 jam, atau 5 jam sehari? Apakah kita bergantung kepada Allah selama 5 jam sehari dan selebihnya kita tidak perlu bergantung kepada Allah? Tidak! Hidup kita harus bergantung kepada Allah tanpa batasan waktu! Oleh karena itu, nasihat Rasul Paulus adalah, “Tetaplah berdoa” (1 Tesalonika 5:17) tanpa batasan waktu. Tidak cukup bagi kita bila kita hanya menjadi orang yang saleh selama berada dalam gedung gereja, kemudian kita hidup menuruti keinginan diri sendiri setelah meninggalkan gedung gereja. Doa harus mencerminkan kehidupan yang bergantung sepenuhnya kepada Allah. Patut disayangkan bahwa banyak orang kelihatan saleh saat berdoa di dalam gereja, tetapi kehi-dupannya sama sekali tidak berkaitan dengan doa yang diucapkannya di dalam gereja.

Dalam Nehemia pasal 1, Nehemia mendengar kabar buruk tentang Yerusalem dan penduduknya. Kabar buruk itu membuat Nehemia menangis dan berkabung selama beberapa hari. Dia berpuasa dan berdoa siang dan malam bagi orang Israel (Nehemia 1:6). Ungkapan “siang dan malam” ini bukan berarti bahwa Nehemia tidak melakukan apa pun yang lain selain berdoa, melainkan berarti bahwa pergumulan Nehemia untuk mendoakan umat Tuhan itu bukan hanya berlangsung saat Nehemia “mengucapkan” doanya, melainkan berlangsung terus-menerus, bahkan tetap berlangsung saat dia tidur. Doa Nehemia ini amat kontras bila dibandingkan dengan orang yang berdoa, lalu segera melupakan doanya setelah doa itu selesai diucapkan.

Dalam gereja, kita memerlukan pejuang doa—seperti Epafras—yang bergumul dalam doa untuk kepentingan jemaat (Kolose 4:12). Ada banyak orang yang mau memberi waktu dan tenaga untuk berjuang bagi pelayanan yang dapat dilihat seperti pelayanan misi, sekolah minggu, atau pelayanan paduan suara. Akan tetapi, tidak banyak orang yang bersedia berjuang untuk melakukan pelayanan doa yang dilakukan tanpa henti. Nehemia berjuang dalam doa sampai akhirnya dia bisa menyaksikan hasil perjuangannya, yaitu dia diperkenankan untuk memimpin umat Tuhan yang sedang berada dalam pembuangan untuk kembali ke Yerusalem guna membangun kota Yerusalem. Apakah Anda bersedia memberi waktu, pikiran, dan tenaga untuk berjuang dalam doa? [P]