Bacaan Alkitab
Yesaya 9:7-20

7  Tuhan telah melontarkan firman kepada Yakub, dan firman-Nya itu menimpa Israel.
8  Biarlah seluruh bangsa itu mengetahuinya, yakni Efraim dan penduduk Samaria, yang berkata dengan congkaknya dan tinggi hatinya:
9  “Tembok batu bata jatuh, akan kita dirikan dari batu pahat; pohon-pohon ara ditebang, akan kita ganti dengan pohon-pohon aras.”
10  Maka TUHAN membangkitkan para panglima Rezin melawan mereka, dan menggerakkan musuh-musuh mereka:
11  Orang Aram dari timur, dan orang Filistin dari barat, mereka menelan Israel dengan mulut yang lebar. Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.
12  Tetapi bangsa itu tidak kembali kepada Dia yang menghajarnya, dan mereka tidak mencari TUHAN semesta alam.
13  Maka TUHAN mengerat dari Israel kepala dan ekor, batang dan ranting pada satu hari juga.
14  Tua-tua dan orang yang terpandang, itulah kepala, dan nabi yang mengajarkan dusta, itulah ekor.
15  Sebab orang-orang yang mengendalikan bangsa ini adalah penyesat, dan orang-orang yang dikendalikan mereka menjadi kacau.
16  Sebab itu Tuhan tidak bersukacita karena teruna-teruna mereka, dan tidak sayang kepada anak-anak yatim dan janda-janda mereka, sebab sekaliannya mereka murtad dan berbuat jahat, dan setiap mulut berbicara bebal. Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.
17  Sebab kefasikan itu menyala seperti api yang memakan habis puteri malu dan rumput, lalu membakar belukar di hutan sehingga tonggak asap berkepul-kepul ke atas.
18  Oleh karena murka TUHAN semesta alam, terbakarlah tanah itu, dan bangsa itu menjadi makanan api; seorangpun tidak mengasihani saudaranya.
19  Mereka mencakup ke sebelah kanan, tetapi masih lapar, mereka memakan ke sebelah kiri, tetapi tidak kenyang, setiap orang memakan daging temannya:
20  Manasye memakan Efraim, dan Efraim memakan Manasye, dan bersama-sama mereka melawan Yehuda. Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.

Yesaya 10:1-4

1  Celakalah mereka yang menentukan ketetapan-ketetapan yang tidak adil, dan mereka yang mengeluarkan keputusan-keputusan kelaliman,
2  untuk menghalang-halangi orang-orang lemah mendapat keadilan dan untuk merebut hak orang-orang sengsara di antara umat-Ku, supaya mereka dapat merampas milik janda-janda, dan dapat menjarah anak-anak yatim!
3  Apakah yang akan kamu lakukan pada hari penghukuman, dan pada waktu kebinasaan yang datang dari jauh? Kepada siapakah kamu hendak lari minta tolong, dan di manakah hendak kamu tinggalkan kekayaanmu?
4  Tak dapat kamu lakukan apa-apa selain dari meringkuk di antara orang-orang yang terkurung, dan tewas di antara orang-orang yang terbunuh! Sekalipun semuanya ini terjadi, murka TUHAN belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.


Renungan GEMA
Perhatikanlah Peringatan TUHAN!
GI Purnama

Bangsa Israel Utara adalah bangsa yang jahat, sombong, dan fasik. Mereka jahat karena dipimpin raja-raja yang jahat. Mereka sombong karena hidup mereka cukup makmur (bandingkan dengan 9:9). Mereka fasik karena tingkah laku mereka tidak memedulikan kehendak Allah. Kefasikan itu seperti api yang membakar seluruh hutan (9:17). Kejahatan mereka membuat Allah memutuskan untuk menghukum mereka. Semula, mereka diserang dan dikalahkan oleh orang Aram dari Timur dan orang Filistin dari Barat (9:11). Sayangnya, kekalahan tidak membuat mereka bertobat. Oleh karena itu, hukuman terhadap bangsa Israel Utara terus berlanjut. Mula-mula, hukuman Tuhan dijatuhkan kepada para pemimpin masyarakat–yaitu tua-tua dan orang yang terpandang–serta para pemimpin spiritual yang menyesatkan bangsa Israel (9:13-14), kemudian hukuman berlanjut kepada masyarakat biasa–termasuk anak yatim dan janda yang biasanya dilindungi Allah (9:15-16)–karena mereka semua telah menjadi jahat.

Hukuman Allah dijatuhkan secara bertahap. Sampai empat kali, Alkitab berkata, “Sekalipun semuanya itu terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung (9:11b,16b,20b; 10:4)”. Bencana membuat orang menjadi egois (9:18). Kelaparan terjadi di mana-mana sehingga daging manusia pun dimakan (9:19). Hukuman Allah terhadap bangsa Israel Utara memuncak dengan dijatuhkannya hukuman yang sangat berat melalui tangan bangsa Asyur (bandingkan dengan 10:5-6). Penduduk Kerajaan Israel Utara bukan hanya dikalahkan, tetapi mereka lalu dibuang ke Asyur (2 Raja-raja 15:29). Alkitab tidak menceritakan lagi kondisi bangsa Israel dari Kerajaan Israel Utara setelah mereka dibuang ke Asyur. Kemungkinan besar, rakyat yang berasal dari Kerajaan Israel Utara itu tersebar ke berbagai tempat dan hanya sedikit yang kembali ke Israel.

Kisah pembuangan bangsa Israel di Kerajaan Utara yang akhirnya dibuang ke Asyur karena tidak mau bertobat mengingatkan kita untuk bersikap peka terhadap peringatan Allah. Biasakanlah diri Anda untuk melakukan introspeksi diri saat mengalami kegagalan atau malapetaka. Kesediaan memperbaiki diri akan menolong kita untuk bisa bangkit dari keterpurukan. Apakah di masa pandemi ini, Anda aktif mengoreksi diri dan menjadi orang yang semakin baik?