Bacaan Alkitab
Yesaya 63:1-6

1  “Siapa dia yang datang dari Edom, yang datang dari Bozra dengan baju yang merah, dia yang bersemarak dengan pakaiannya, yang melangkah dengan kekuatannya yang besar?” “Akulah yang menjanjikan keadilan dan yang berkuasa untuk menyelamatkan!”
2  “Mengapakah pakaian-Mu semerah itu, dan baju-Mu seperti baju pengirik buah anggur?”
3  “Aku seorang dirilah yang melakukan pengirikan, dan dari antara umat-Ku tidak ada yang menemani Aku! Aku telah mengirik bangsa-bangsa dalam murka-Ku, dan Aku telah menginjak-injak mereka dalam kehangatan amarah-Ku; semburan darah mereka memercik kepada baju-Ku, dan seluruh pakaian-Ku telah cemar.
4  Sebab hari pembalasan telah Kurencanakan dan tahun penuntutan bela telah datang.
5  Aku melayangkan pandangan-Ku: tidak ada yang menolong; Aku tertegun: tidak ada yang membantu. Lalu tangan-Ku memberi Aku pertolongan, dan kehangatan amarah-Ku, itulah yang membantu Aku.
6  Aku memijak-mijak bangsa-bangsa dalam murka-Ku, menghancurkan mereka dalam kehangatan amarah-Ku dan membuat semburan darah mereka mengalir ke tanah.”


Renungan GEMA
Penghukuman bagi Musuh Umat Allah
GI Purnama

Bangsa Edom adalah musuh bebuyutan bangsa Israel. Bangsa Edom adalah keturunan Esau, sedangkan bangsa Israel adalah keturunan Yakub. Sejak mereka berdua–Esau dan Yakub–masih berada dalam kandungan, mereka berdua telah saling bertolak-tolakan. Allah memberi penjelasan bahwa keturunan mereka akan saling bermusuhan (Kejadian 25:22-23). Selain ada berbagai pertempuran antara bangsa Edom dan bangsa Israel, ada pula seorang Edom yang menjadi sumber masalah bagi bangsa Israel, yaitu Doeg yang telah mengakibatkan kematian para imam di Nob (1 Samuel 21-22). Dalam Perjanjian Baru, terdapat pula keluarga tokoh jahat yang merupakan keturunan Edom, yaitu Herodes. Sekalipun bangsa Israel dan bangsa Edom saling bermusuhan secara turun-temurun, hubungan persaudaraan antara Esau dan Yakub membuat Allah tidak segera memusnahkan Edom. Dalam bacaan Alkitab hari ini, munculnya Seorang Pahlawan yang berlumuran darah dari Bozra–ibu kota Edom–merupakan nubuat penghukuman bagi bangsa Edom. Akan tetapi, perhatikan bahwa penyebutan “Edom” itu beralih menjadi “bangsa-bangsa” dalam 63:3,6. Hal ini menunjukkan bahwa penyebutan “Edom” dalam 63:1 sebenarnya mewakili semua bangsa yang memusuhi umat Allah. Sang Pahlawan–yaitu Sang Mesias–akan menghukum semua bangsa yang memusuhi umat Allah, dan tindakan penghukuman itu akan dilakukan tanpa perlu bantuan siapa pun (63:5). Umat Allah tidak perlu membantu Allah!

Sepanjang sejarah, umat Allah di seluruh dunia sangat sering menjadi pihak yang ditindas. Walaupun ada masa tertentu saat umat Allah berkuasa dan menjadi penindas, tetapi masa seperti itu umumnya berlangsung singkat. Yang lebih umum terjadi adalah bahwa umat Allah berada dalam posisi tertindas. Keadaan tertindas itu membuat cukup banyak orang Kristen yang “melupakan misi untuk menjadi berkat bagi segala bangsa” serta “melupakan perintah untuk membalas kejahatan dengan kebaikan”. Seharusnya, kita menyerahkan pembalasan dan penghukuman kepada Allah. Allah akan melakukan pembalasan bagi kita dan kita hanya menonton tindakan penghukuman Allah itu. Apakah Anda meyakini bahwa Allah akan menghukum orang atau bangsa yang memusuhi umat Allah? Apakah Anda tetap setia melakukan kehendak Allah dalam situasi buruk yang Anda hadapi saat ini?