Bacaan Alkitab
Hosea 6:7-11

7  Tetapi mereka itu telah melangkahi perjanjian di Adam, di sana mereka telah berkhianat terhadap Aku.
8  Gilead adalah kota para penjahat, penuh dengan jejak darah.
9  Seperti gerombolan menghadang demikianlah persekutuan para imam; mereka membunuh di jalan ke Sikhem, sungguh, mereka melakukan perbuatan mesum.
10  Di antara kaum Israel telah Kulihat hal-hal yang mengerikan; di sana ada Efraim bersundal dan Israel telah menajiskan diri.
11  Juga bagimu, hai Yehuda, telah ditentukan penuaian: Apabila Aku memulihkan keadaan umat-Ku,

Hosea 7

1  apabila Aku menyembuhkan Israel, maka tersingkaplah kesalahan Efraim dan kejahatan-kejahatan Samaria: sebab mereka melakukan penipuan: pencuri mendobrak masuk, gerombolan merampas di luar.
2  Dan tidak terpikir mereka bahwa Aku mengingat segala kejahatan mereka. Sekarangpun perbuatan-perbuatan mereka mengepung mereka, semuanya ada di hadapan wajah-Ku.
3  Mereka menyukakan raja dengan kejahatan mereka, dan para pemuka dengan kebohongan mereka.
4  Sekaliannya mereka orang-orang berzinah, bagaikan dapur perapian yang menyala terus, ketika tukang bakar roti berhenti membesarkan apinya, sementara ia meremas adonan sampai menjadi muai oleh ragi.
5  Pada pesta raja kita mereka membuat sakit para pemuka dengan anggur yang menghangatkan; ia bersekutu dengan para pencemooh.
6  Batin mereka seperti dapur perapian; hati mereka menyala-nyala; semalam-malaman murka mereka surut, pada waktu pagi menyala kembali seperti api yang menjilat.
7  Mereka semua sudah panas seperti dapur perapian, dan memakan habis para hakim mereka. Semua raja mereka sudah tewas, tidak ada seorang di antara mereka yang berseru kepada-Ku.
8  Efraim mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa, Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik.
9  Orang-orang luar memakan habis kekuatannya, tetapi ia sendiri tidak mengetahuinya; juga ia sudah banyak beruban, tetapi ia sendiri tidak mengetahuinya.
10  Kecongkakan Israel menjadi saksi terhadap dirinya, namun mereka tidak berbalik kepada TUHAN, Allah mereka, dan tidak mencari Dia kendati semuanya ini.
11  Efraim telah menjadi merpati tolol, tidak berakal, dengan memanggil kepada Mesir, dengan pergi kepada Asyur.
12  Apabila mereka pergi, Aku akan membentangkan jaring-Ku ke atas mereka; Aku akan menurunkan mereka seperti burung-burung di udara, Aku akan menghajar mereka karena kejahatan-kejahatan mereka.
13  Celakalah mereka, sebab mereka melarikan diri dari pada-Ku! Binasalah mereka, sebab mereka memberontak terhadap Aku! Aku ini mau menebus mereka, tetapi mereka berdusta terhadap Aku.
14  Seruan mereka kepada-Ku tidak keluar dari hatinya, tetapi mereka meratap di pembaringan mereka. Mereka menoreh-noreh diri karena gandum dan anggur, dan mereka berontak terhadap Aku.
15  Sekalipun Aku telah melatih dan menguatkan lengan-lengan mereka, namun mereka merancang kejahatan terhadap Aku.
16  Mereka berbalik kepada Baal, mereka adalah seperti busur tipu; pemuka-pemuka mereka akan tewas oleh pedang karena ucapan mereka yang kasar. Inilah yang akan menjadi olok-olok kepada mereka di tanah Mesir.


Renungan GEMA
Ketika Terpaksa Tidak Mempan
GI Mario Novanno

Anak-anak kami berusia 10 tahun dan 8 tahun saat kami pertama kali harus pergi meninggalkan mereka sendirian di rumah karena urusan mendesak. Ada perasaan khawatir terhadap keselamatan mereka, termasuk karena kami tahu bahwa mereka pasti akan mencuri-curi membuka kanal youtube atau main (online) game. Kekhawatiran kami terbukti, padahal kami sudah wanti-wanti menasihati berulang-ulang. Mereka tidak tahu bahwa kami bisa tahu apakah mereka jujur atau tidak. Sebenarnya, kami bisa mengecek apakah mereka taat atau tidak. Berkali-kali kami memberi kesempatan agar mereka mengaku, tetapi hasilnya hanya kebohongan yang memimpin pada tindakan ?kriminal? domestik yang semakin lihai. Sekali lagi, kami bisa tahu apa yang mereka lakukan, meskipun ada kemungkinan kami kecolongan.

Tidak seperti kami yang berpengetahuan terbatas, Tuhan itu Mahatahu. Dia mengingat setiap detail perbuatan manusia maupun bangsa-bangsa (7:2). Tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan! Rencana yang ditutup serapat-rapatnya pun mudah Dia singkapkan (bandingkan dengan 2 Raja-raja 6:8-12). Seperti video singkat yang kita simpan dalam HP, Tuhan dapat memutar ulang semua rekaman tindakan yang pernah kita lakukan. Saat hal itu terjadi–seperti Israel–kita akan merasa malu karena kita seperti ditelanjangi di depan umum. Tak ada tempat untuk menyembunyikan muka ketika Tuhan melakukan hal itu. Tak ada pakaian yang tersedia untuk menutupi ketelanjangan kita. Kita tak mungkin dapat menuding orang lain sebagai alasan atau kambing hitam mengapa kita melakukan suatu dosa, karena pemutaran video rekaman perbuatan kita akan disertai dengan caption note–atau komentar–dari Tuhan yang mengungkap motivasi dan kondisi hati kita, yaitu bahwa sekalipun kita seperti datang dan berseru kepada Tuhan, sebenarnya hati kita jauh dari-Nya (bandingkan dengan Hosea 7:14).

Tak enak rasanya jika ada orang yang membuka aib lama kita. Pasti malu dan sakit rasanya! Mungkin kita akan merasa kecewa dan marah jika diperhadapkan dengan dosa-dosa kita. Akan tetapi, hal itu dilakukan Allah karena tak ada jalan lain untuk membuat kita kembali ke pangkuan-Nya, sekali pun cara ini tak menjamin bahwa kita akan segera bertobat (Lihat 7:13-16). Saat hal itu terjadi, tampak bahwa kita adalah manusia celaka yang keras hati. Belajarlah dari kesalahan bangsa Israel! jangan biarkan diri kita menjadi pendosa yang makin lihai.