Bacaan Alkitab
1 Korintus 12:7-31

7  Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
8  Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
9  Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
10  Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
11  Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.
12  Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.
13  Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
14  Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.
15  Andaikata kaki berkata: “Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
16  Dan andaikata telinga berkata: “Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
17  Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?
18  Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.
19  Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh?
20  Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.
21  Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.”
22  Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan.
23  Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.
24  Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,
25  supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.
26  Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
27  Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
28  Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
29  Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
30  atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh?
31  Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.


Renungan GEMA
Roh Kudus Mempersatukan
GI Purnama

Salah satu keyakinan yang amat penting dalam kekristenan adalah bahwa semua orang percaya merupakan satu kesatuan yang disebut sebagai tubuh Kristus dengan Kristus sebagai kepala dan kita masing-masing sebagai anggota tubuh. Sama seperti tubuh jasmani terdiri dari banyak anggota dengan fungsi masing-masing yang berbeda antara yang satu dengan yang lain, demikian pula Roh Kudus memberikan karunia rohani secara khusus kepada setiap anggota tubuh Kristus yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. Kepelbagaian itu bukan dimaksudkan agar anggota-anggota tubuh yang berbeda itu saling bersaing atau berkompetisi menjadi nomor satu, tetapi agar setiap anggota tubuh menjalankan peran masing-masing mengikuti arahan dari kepala tubuh, yaitu Kristus. Sungguh keliru bila masing-masing anggota tubuh saling membanggakan perannya, apa lagi bila anggota-anggota tubuh yang berbeda itu saling melecehkan atau saling menjatuhkan.

Setiap orang percaya–sebagai anggota tubuh Kristus–harus menjalankan peran masing-masing tanpa rasa iri atau rasa bangga karena peran kita masing-masing hanya berarti dalam kesatuan tubuh Kristus. Sebagai contoh, salah satu karunia yang amat dihargai dalam gereja adalah karunia memberitakan Injil. Karunia ini sangat penting, tetapi penerapan karunia itu perlu disertai oleh orang lain yang melakukan pembinaan dengan memakai karunia mengajar dan karunia menasihati. Bila tidak ada kerja sama, tidak mengherankan bila seorang yang terlihat merespons berita Injil dengan antusias bisa dengan mudah kehilangan imannya. Dalam jemaat, seluruh karunia yang berbeda yang diberikan oleh Roh Kudus harus digunakan seluruhnya secara bersama-sama. Gereja yang mengutamakan karunia tertentu dan mengabaikan karunia yang lain pasti merupakan gereja yang timpang.

Berbagai karunia dalam gereja seharusnya bersifat menyatukan. Bila ada karunia yang terlalu ditonjolkan, kemudian karunia yang lain tidak dihargai, sudah jelas bahwa permasalahan pasti muncul. Cacat pada satu anggota tubuh seharusnya dipandang sebagai cacat seluruh tubuh. Bila penerapan karunia dalam gereja tidak menghasilkan persatuan, pasti ada sesuatu yang harus diperbaiki dalam kehidupan bergereja. Apakah penerapan berbagai karunia yang berbeda terlihat dalam gereja Anda? Apakah berbagai karunia yang berbeda dalam gereja Anda menghasilkan persatuan?