Bacaan Alkitab
Yohanes 14:26

26  tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Yohanes 15:26

26  Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

Yohanes 16:7

7  Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

2 Korintus 1:3-4

3  Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan,
4  yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.


Renungan GEMA
Roh Kudus Menghibur dan Menguatkan
GI Purnama

Sangat menarik untuk diperhatikan bahwa di akhir masa pelayanan-Nya di bumi, sampai tiga kali, Tuhan Yesus menyebut Roh Kudus sebagai Penghibur (Yohanes 14:26; 15:26; 16:7). Fakta itu menunjukkan bahwa peran Roh Kudus sebagai Penghibur sangat penting. Segera setelah Tuhan Yesus wafat–dan kemudian naik ke sorga–para murid akan menghadapi berbagai macam tekanan yang berat! Kemungkinan, mereka akan merasa malu dan tertekan saat menyadari bahwa ternyata mereka telah berlaku tidak setia! Setelah Tuhan Yesus ditangkap dan mengalami penderitaan yang memuncak di kayu salib, ternyata bahwa para murid adalah orang-orang pengecut yang tidak berani membela Guru mereka. Petrus–murid Tuhan Yesus yang tampak paling berani–pun juga kehilangan keberanian setelah Tuhan Yesus menyerahkan diri-Nya untuk ditangkap dan diadili. Setelah Tuhan Yesus naik ke sorga, tekanan terhadap orang Kristen semakin meningkat. Orang Kristen dikejar-kejar. Dalam situasi sulit itu, tidak ada alasan lain yang membuat para murid–dan juga orang-orang Kristen lain di abad pertama–bisa tabah menghadapi tekanan selain karena Roh Kudus menghibur dan menguatkan. Dalam 2 Korintus 1:3-4, Rasul Paulus mengakui bahwa penghiburan yang telah ia terima dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus merupakan sumber kekuatan yang membuat ia sanggup menghibur jemaat yang ia layani. Perhatikan bahwa penjelasan Rasul Paulus ini memperlihatkan bahwa ketiga Pribadi dari Allah Tritunggal itu merupakan sumber penghiburan bagi orang percaya.

Pada masa pandemi ini, banyak orang berada dalam keadaan stres. Bila keadaan stres tidak diatasi, kita akan menjadi orang-orang yang mengasihani diri sendiri dan selanjutnya hanya memperhatikan kepentingan diri sendiri. Kita memerlukan penghiburan dan kekuatan dari Roh Kudus yang bukan hanya membuat kita bisa bersikap tabah menghadapi tekanan apa pun, tetapi juga membuat kita sanggup menghibur orang lain, dan selanjutnya kita juga sanggup untuk tetap menjalankan misi Allah melalui kehidupan kita tanpa terpengaruh oleh situasi yang sedang kita hadapi. Apakah saat ini, Anda masih bisa menghibur orang lain? Bila Anda masih sering mengeluh, Anda harus segera mencari penghiburan kepada Roh Kudus yang siap untuk menghibur dan menguatkan diri Anda!