Bacaan Alkitab
2 Raja-raja 23:15, 19

15  Juga mezbah yang ada di Betel, bukit pengorbanan yang dibuat oleh Yerobeam bin Nebat yang mengakibatkan orang Israel berdosa, mezbah dan bukit pengorbanan itupun dirobohkannya dan batu-batunya dipecahkannya, lalu ditumbuknya halus-halus menjadi abu, dan dibakarnyalah tiang berhala.
19  Juga segala kuil di bukit-bukit pengorbanan yang di kota-kota Samaria yang dibuat oleh raja-raja Israel untuk menimbulkan sakit hati TUHAN, dijauhkan oleh Yosia dan dalam hal ini ia bertindak tepat seperti tindakannya di Betel.

1 Korintus 9:19-23

19  Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.
20  Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.
21  Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.
22  Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.
23  Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.


Renungan GEMA
Pemimpin yang Merangkul
GI Purnama

Indonesia amat beragam! Tidak mengherankan bahwa yang menjadi semboyan Republik Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika yang artinya adalah “Berbeda-beda, namun tetap satu”. Keberbagaian ini perlu dirawat supaya Republik Indonesia tetap utuh. Sayangnya, keberbagaian ini sering diserang oleh orang-orang yang menginginkan keseragaman, terutama keseragaman dalam kehidupan beragama. Karena Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, sangat diperlukan pemimpin yang dapat merangkul semua suku dan golongan.

Dalam sejarah Israel, salah satu peristiwa yang menyedihkan adalah terjadinya perpecahan pada zaman pemerintahan Raja Rehabeam yang membuat Israel terpecah menjadi dua kerajaan, yaitu Kerajaan Yehuda dan Kerajaan Israel Utara. Perpecahan ini membuat raja pertama di Kerajaan Israel Utara–yaitu Raja Yerobeam–membuat agama baru, yaitu agama yang menyembah patung anak lembu emas. Perpecahan ini terus berlangsung sampai Kerajaan Israel Utara runtuh. Yang menarik, sesudah Kerajaan Israel Utara runtuh, ada seorang raja Kerajaan Yehuda–yaitu Raja Yosia–yang melakukan reformasi keagamaan yang bukan hanya menyangkut kebobrokan keagamaan di Kerajaan Yehuda, tetapi juga menyangkut kebobrokan keagamaan di Kerajaan Israel Utara (2 Raja-raja 23:15,19). Reformasi keagamaan ini akan kita renungkan kembali dalam renungan GeMA tanggal 30 Agustus.

Di awal sejarah kekristenan, salah satu masalah besar yang harus diselesaikan adalah bagaimana merangkul orang non-Yahudi tanpa mengakibatkan konflik dengan orang Yahudi, khususnya dalam hal sikap terhadap hukum Taurat. Oleh karena itu, dalam pelayanannya, Rasul Paulus selalu berusaha menyesuaikan diri dengan orang yang ia layani, baik dengan orang Yahudi yang mengikuti hukum Taurat maupun dengan orang non-Yahudi yang tidak mengenal hukum Taurat. Rasul Paulus menanggalkan kebebasannya dan memilih untuk menyesuaikan diri agar dia bisa melayani sebanyak mungkin orang (1 Korintus 9:19-22).

Menyesuaikan diri supaya bisa memimpin banyak orang dengan beragam latar belakang bukan hanya diperlukan oleh pemimpin negara, tetapi juga oleh pemimpin gereja, bahkan juga oleh pemimpin perusahaan. Seorang pemimpin dalam konteks yang beragam harus berusaha merangkul semua kelompok. Apakah Anda sudah berusaha merangkul setiap orang yang berada dalam lingkup kepemimpinan Anda?

 

Renungan GeMA
Website: http://gky.or.id/

Refleksi GeMA
Instagram: https://www.instagram.com/gerejakristusyesus/
Spotify: https://open.spotify.com/show/41oX35XXNm06sPLxehtAbU
Facebook: https://www.facebook.com/gkysinode